Pneumonia Serang Saat Kekebalan Tubuh Lemah, Ini Kiat Kurangi Komplikasinya

Pneumonia Serang Saat Kekebalan Tubuh Lemah, Ini Kiat Kurangi Komplikasinya

Pneumonia merupakan infeksi yang menginfeksi kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru. Dilansir dari laman Mayo Clinic, kantung udara yang terinfeksi ini dapat berisi cairan atau nanah yang menyebabkan batuk berdahak, demam, menggigil, dan kesulitan bernapas.

Pada umumnya, pneumonia paling sering dialami oleh bayi dan anak kecil serta lansia dengan umur 65 tahun. Selain itu, pneumonia juga dapat menyerang orang dengan masalah kesehatan atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Banyak kuman dapat menyebabkan pneumonia. Yang paling umum adalah bakteri dan virus di udara yang kita hirup. Berbagai organisme termasuk bakteri, virus, dan jamur juga dapat menyebabkan pneumonia. Tubuh kita biasanya mencegah kuman ini menginfeksi paru-paru. Namun, terkadang kuman ini dapat mengalahkan sistem kekebalan tubuh kita, meskipun kesehatan kita secara umum dalam kondisi baik.

Tanda dan gejala pneumonia bervariasi dari yang ringan hingga berat, tergantung pada faktor-faktor seperti jenis kuman yang menyebabkan infeksi, usia, dan kesehatan Anda secara keseluruhan. Tanda dan gejala ringan seringkali mirip dengan pilek atau flu, tetapi berlangsung lebih lama.

Dikutip dari laman Mayo Clinic, berikut tanda dan gejala pneumonia:

Perawatan untuk pneumonia melibatkan penyembuhan infeksi dan mencegah komplikasi. Orang yang menderita pneumonia yang didapat dari keturunan biasanya dapat dirawat di rumah dengan obat-obatan. Meskipun sebagian besar gejala mereda dalam beberapa hari atau minggu, perasaan lelah dapat bertahan selama satu bulan atau lebih.

Berikut kiat-kiat yang dapat membantu Anda pulih lebih cepat dan mengurangi risiko komplikasi pneumonia:

YafiaPersahabatan tidak perlu saling mengerti. Karena sahabat akan saling menerima hal yang tak bisa dimengerti.

Posting Komentar untuk "Pneumonia Serang Saat Kekebalan Tubuh Lemah, Ini Kiat Kurangi Komplikasinya"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *